HARI PAHLAWAN: KOBARKAN SEMANGAT JUANG GENERASI MUDA
Generasi Muda dalam konteks sekarang, harus mampu meneruskan perjuangan para Pahlawan yang rela mengorbankan harta, benda, jiwa dan raga demi keutuhan bangsa dan negaranya. Peringatan hari Pahlawan pada 10 November 2008 dapat dijadikan momentum yang baik untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
”Mulai saat ini harus diniatkan dalam hati untuk membangun negeri dengan dilandasi semangat dan nilai kepahlawanan. Kalau mau belajar dengan sungguh-sungguh dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, kedepan kita akan mampu menjadi bangsa yang besar dan sejajar dengan bangsa lain yang sudah maju,” ujar Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah usai ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ciceri Serang, kemarin (10/10). Hadir pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Banten HM Masduki, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Muhadi, Bupati Serang Taufik Nuriman, Penjabat Walikota Serang Asmudji HW, sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Banten, Pemkab Serang dan Pemkot Serang, unsur TNI AD, TNI AL, kepolisian dan para tamu undangan lainnya.
Ditempat yang sama, Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten mengadakan refleksi hari pahlawan. Sekitar 50 Mahasiswa melakukan orasi, mengheningkan cipta dan tabur bunga di makam pahlawan. ”Jangan sekali-kali melupakan sejarah, perjuangan keras dari mereka harus memotivasi generasi muda untuk memberikan sumbangan pemikiran dan tenaga dalam pembangunan bangsa ini. Orientasi perjuangan mahasiswa harus berubah dari dunia politik ke pangabdian masyarakat,” ungkap Soeroyo, Presiden Mahasiswa Untirta.
Sementarah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memilih untuk berunjukrasa di depan kantor Gubernur Banten. Aksi damai ini diwarnai dengan longmarch, teatrikal perjuangan pahlawan tempo dulu dan orasi yang menyatakan keprihatinan atas semangat kepahlawanan yang mulai memudar. Mereka menghimbau pemerintah dan berbagai elemen masyarakat untuk mengobarkan kembali semangat juang sesuai dengan profesi masing-masing, kurangi ketergantungan pada pihak asing dan mampu berpijak diatas kaki sendiri. Dalam kesempatan itu disinggung juga soal kurangnya perhatian terhadap para veteran di Provinsi Banten.
Masih dalam rangkaian peringatan hari pahlawan, puluhan tamu undangan dari aktivis pemuda, tokoh masyarakat, akademisi, pelajar dan sejumlah pejabat SKPD menghadiri Saresehan Antar-Generasi di Aula Setda Pemprov Banten. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemprov Banten ini menghadirkan Direktur Utama LKBN Antara Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf, Direktur Bank Muamalat Indonesia Udin Saefudin Noer, Kepala BPH Migas Tubagus Haryono dan Rektor IAIN Banten Prof Dr. MA Tihami.
Dengan tema ’Perspektif Pembangunan Banten 20 Tahun ke Depan’, para pembicara yang semuanya lahir di Banten ini sepakat bahwa Banten harus mempunyai mimpi 20 tahun ke depan. Berani merangkai mimpi jangka panjang merupakan suatu prestasi, karena dengan mimpi itu kita akan berfikir bagaimana melangkah maju dan mengembangkan seluruh potensi alam di Provinsi Banten yang sangat kaya. Untuk meraih mimpi itu, Sumber Daya Manusia di Banten harus sudah disiapkan dari sekarang. ***