PIALA CITRA MOTIVASI VINO BERIKAN YANG TERBAIK
Jakarta - Ketidakhadiran Vino G. Bastian saat dinobatkan menjadi Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2008 dikarenakan sedang menderita gejala tipes. Ia merasa senang dirinya mampu meraih Piala Citra yang merupakan penghargaan tertinggi untuk insan film terbaik di tanah air.
“Saya sudah mengkonfirmasikan ketidakhadiran saya ke panitia, waktu itu saya juga minta maaf ke Pak Deddy Mizwar,” ujar Vino di Kantor IFI, Jl. Sampit IV No. 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/12). Hal ini sekaligus mengklarifikasi kabar yang tersiar kalau pria kelahiran Jakarta 24 Maret 1982 ini melecehkan ajang FFI 2008.
Pemeran Radit dalam film ‘Radit & Jani’ itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini, “Penghargaan ini bukan klimaks, tetapi justru merupakan awal untuk saya menjadi lebih baik lagi dan bersaing dengan insan film lainnya,” ungkapnya.
Di akui oleh putra bungsu pengarang Bastian Tito penulis komik Wiro Sableng ini, kalau sekarang banyak pendatang baru yang memiliki talenta dan berkualitas sehingga persaingan di dunia film lebih kompetitif, “ini bagus dan Piala Citra memotivasi diri saya untuk terus meningkatkan kemampuan dan tetap bisa bersaing dengan mereka,” katanya.
Karir Vino diawali sebagai seorang model dan kemudian melebarkan sayapnya ke dunia film. Sebutnya saja debutnya di film 30 Hari Mencari Cinta yang membawa dirinya membintangi beberapa film, diantaranya berjudul Realita, Cinta dan Rock n Roll, Pesan dari Surga, Badai Pasti Berlalu, Coklat Stroberi, Tentang Cinta, Radit dan Jani, serta In The Name Of Love.
Selain Vino G Bastian yang meraih Pemeran Utama Pria terbaik di FFI 2008, Fahrani pasangan Vino dalam Film Radit dan Jani juga menyabet penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita terbaik. Film Radit dan Jani adalah produksi ke dua IFI (Investasi Film Indonesia). IFI adalah adalah sebuah perusahaan investasi film yang telah melakukan investasi terhadap film-film seperti Banyu Biru, Alexandria, Untuk Rena, dan Berbagi Suami. Mulai tahun 2007, IFI memproduksi filmnya sendiri. Film pertama IFI, Coklat Stroberi (sutradara Ardy B. Octaviand) memenangkan penghargaan dari Bali International Film Festival. Film keduanya, Radit dan Jani (sutradara Upi Avianto) sebelum meraih penghargaan di Festival Film Indonesia, juga meraih penghargaan dari Indonesia Movie Awards dan terakhir Coblos Cinta merupakan sebuah film yang bertaburan bintang. Bersama TriXimages, IFI memproduksi film berjudul 3 Doa 3 Cinta yang akan diputar 18 Desember 2008 di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia. Salah satu pemain 3 Doa 3 Cinta, Yoga Pratama meraih penghargaan sebagai Pemeran Pendukung Pria terbaik di FFI 2008 dan uniknya, sebelum di release di negeri sendiri, film ini lolos di berbagai festival di mancanegara. (*)