EMMY LABIB : SECARA AKU WANITA
Lahir dengan nama Emmy Mariana Labib, Anak tunggal dari pasangan Bpk H. Helmi Labib (Alm), dan Ibu Hj Djurtinah ini dulunya adalah seorang perawat yang bercita-cita menjadi penyanyi. Sejak kecil Emmy terlihat tomboy dan senang memakai celana pendek dibandingkan memakai rok, teman bermainnya pun selalu cowok kenangnya, itulah sebabnya maka kemudian Orang Tua Emmy memasukan Emmy ke sekolah perawat setelah lulus SMP ke SPK (Sekolah Perawat Kesehatan) dan Program Pendidikan Bidan Inpres Kesdam (Kesehatan Daerah Militer) VI Tanjung Pura Banjarmasin, dengan harapan sifat tomboynya berkurang karena disekolah tersebut banyak anak perempuannya.
Wanita yang akrab dipanggil Emmy sempat bekerja menjadi Bidan di Polindes Depkes disebuah desa daerah terpencil di Banjarmasin. Tidak ada listrik dan penerangan seadanya,dengan situasi daerah rumah masing-masing berjarak 50 meter, sekaligus berhadapan dengan para pasien-pasien yang sedang berjuang antara hidup dan mati dalam proses melahirkan, membuat Emmy menjadi terbiasa menghadapi apa arti nya perjuangan hidup.
Bermula dari kumpul-kumpul bersama-sama temannya, karir bernyanyi emmy dimulai, dia membentuk sebuah group bernama New Girls Band dimana semua personilnya beranggotakan wanita. Setelah hampir 3 tahun malang melintang di Barito Pub New Girls Band kemudian bubar. Emmy melanjutkan hasratnya sebagai penyanyi di sebuah café Banjarmasin bersama Khatulistiwa Band, sekaligus merangkap menjadi penyanyi di sebuah Restaurant bertaraf Internasional di Banjarmasin. Sejak itulah dia mulai mengumpulkan materi materi lagu untuk membuat Albumnya sendiri.
Di Album perdana Emmy Labib yang diberi judul SECARA AKU WANITA didalamnya berisikan 10 lagu, penulis lagu kondang antara lain Dewiq, Pay, Thomas Gigi dan tak lupa Hendy Gigi yang masih berasal dari satu daerah (Banjarmasin) di ajak bekerja sama dalam proses pembuatan Album ini, tak lupa juga musisi-musisi ternama seperti Tohpati dan Ony Saunine String Section ikut mentorehkan kepiawaian mereka didalam Album ini. Pemilik lebih dari 20 Ekor kucing diantaranya jenis persia dan campuran ini memang benar-benar serius didalam menggapai karirnya sebagai penyanyi, selain dia juga ikut memproduseri albumnya sendiri, ini bisa terlihat juga dari kualitas vocal Emmy dengan range yang berbeda-beda dari setiap lagu yang dia nyanyikan, seperti “Salah Arti” yang banyak menggunakan teknik falset, kemudian 1st singlenya “Tell Me” yang teknik vocal dan nuansa lagunya banyak terdapat instrument perkusi sehingga butuh kemampuan pitch control atau nada yang sangat kuat untuk menyanyikannya. Sedangkan didalam lagu “Dunia Cinta” Emmy bernyanyi penuh dengan riang gembira membawa kita dalam nuansa lagu-lagu di tahun 80 an seperti era Vina Panduwinata, salah satu idola penyanyi wanita nya.
Proses rekaman dan pengumpulan materinya sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 1 Tahun, beruntung Emmy mempunyai jam terbang yang cukup ketika dia masih bernyanyi dari café ke café, ini membuatnya bisa mengimbangi arahan dari para pencipta lagu kawakan-kawakan tersebut. Karakter dan kualitas vocal Emmy yang berbeda dengan penyanyi-penyanyi wanita lainnya membuat Emmy yakin bisa ikut meramaikan Industri musik Indonesia. “Yang saya inginkan hanyalah menyanyi, itu saja” ucap Emmy. Jadi tunggu apa lagi mari kita dengarkan Emmy bernyanyi. (*)
